Klik Sini
Kunci, Anda pasti tidak asing dengan benda
yang satu ini. Bentuknya beraneka ragam begitupula dengan teknologinya,
mulai dari yang konvensional sampai yang modern. Begitu pentingnya
kunci sampai-sampai kita dibuat panik ketika kehilangan kunci, bahkan
supaya terhindar dari kepanikan, kita melakukan tindakan preventif
dengan menggAndakan kunci sebagai cadangan.
Tapi ada satu hal yang tak tergantikan dari kunci yaitu fungsinya.
Kunci secara fisik ataupun dalam arti kata yang tidak sebenarnya
berfungsi untuk membuka, membawa kita untuk masuk ataupun keluar.
Begitupula dengan membuka kunci untuk menjadi pribadi yang lebih
baik. Dalam materi presentasi Roslina Verauli M,Psi dalam OktoTalkshow
Care Yourself In and Out, disampaikan “ 5 Keys to be Good” yang
dibawakan dengan menarik dan sangat atraktif. Peserta talkshow yang
rata-rata adalah perempuan muda, tampak sungguh-sungguh dalam mengikuti
tiap informasi yang disampaikan oleh Vera.
Berikut kunci-kunci yang harus Anda simpan dan gunakan untuk menjadi lebih baik dari sekarang :
Memahami diri sendiri
Menjadi pribadi yang
optimis, di tengah segala ketidakoptimisan yang sering kali muncul.
Baik di tempat kerja, keluarga ataupun dengan diri sendiri. Mengenal
kekuatan yang ada dalam diri untuk terus dikembangkan bukan malah sibuk
dengan “mengurung” diri dengan kelemahan yang dimiliki. ”Memperkaya”
diri untuk meraih pencapaian diri, tujuan yang telah ditetapkan.
Memperkaya bukan dalam hal keuangan tapi menambah pengalaman dan terus
mengembangkan diri.
Mencapai tujuan yang ditetapkan
Saat ini
kita telah memiliki peran masing-masing, baik jabatan di kantor atau
juga peran di kehidupan sehari-hari. Dalam ilmu psikologi ada 3 hal
yang harus dipahami yaitu mengenal diri secara faktual, mengenal diri
dalam format “seharusnya”, dan juga mencapai peran yang ideal.
Hidup adalah menjalankkan kehidupan itu sendiri, jangan terjebak
pada kehidupan “mimpi” yang hanya di awang. Jika Anda punya resolusi
tahun ini, wujudkan dan laksanakan apapun daya upayanya. Salah satunya
dengan Anda punya contoh atau role model, hal ini membuat Anda jauh
lebih terarah dalam meraih tujuan.
Membuat hubungan yang positif
Dari segala
kesibukan Anda, siapkan waktu khusus untuk lebih “intim” dengan semua
orang yang terhubung dengan Anda terutama yang terdekat dengan Anda.
Hubungan kerja atau juga pertemanan butuh dirawat dengan baik, hal ini
sangat berpengaruh pada kualitas tiap hubungan yang terjadi.
Ciptakan komunikasi yang efektif, mengingat waktu menjadi hal yang
penting dalam hidup, apalagi di kota besar yang serba cepat ini. Satu
lagi yang penting adalah mau mendengarkan, pastikan bahwa komunikasi
yang dibuat untuk menciptakan positif adalah komunikasi dua arah.
Belajarlah untuk mau mendengar bahkan menyimak apa yang didengar.
Memperkaya diri secara spiritual
Selalu
ingat untuk bersyukur dan ikhlas. Dua hal ini yang membuat jiwa kita
jauh lebih positif. Apapun ajaran yang Anda percaya, pastilah selalu
mengingatkan untuk menjadi selalu bersyukur dan ikhlas.
Tampil baik dan menarik
Pesan yang paling
mudah diterima adalah sikap tubuh, yang sangat kasat mata. Maka
perhatikanlah pesan fisik Anda, penuhi kebutuhan biologis yang paling
sederhana adalah kebutuhan istirahat malam selama 8 jam dan juga
perawatan tubuh seperti pijat, spa, creambath, dan lain-lain.
Pesona tampilan juga merupakan hal penting yaitu melalui sikap
tubuh yang prima, menemukan sikap berdiri yang baik. Ekspresi wajah
yang menyenangkan, salah satunya dengan senyum yang hangat.
Senyum bukan hanya pada tarikan kecil di sudut bibir, mata Anda pun
juga harus tersenyum, tulus. Dan juga berikan pesan dan juga kesan
tentang diri Anda yang sebenarnya, jujur, tidak palsu. Karena ketika
bertemu dengan orang lain, bisa jadi Anda akan sering bertemu secara
intens, jadi berikanlah kesan diri Anda yang sebenarnya tidak perlu
bertopeng.
Jika Anda sudah memegang kunci-kunci yang telah dijabarkan di atas,
maka Anda tak perlu lagi khawatir dalam menghadapi tahun yang masih
baru ini. Bahkan ketika tahun tak lagi baru, semangat Anda untuk
menjadi pribadi yang lebih baik terus terjaga. Tidak perlu menduplikat
kunci untuk pribadi yang positif?
Irma Zahara Janurita Cewek CentiL yang doyan makan Bakso,,, Energik,,, Sensitif..... Soooooo Care... Easy Going Cuy... ^ __ < Kuliah di Universitas Negeri Surabaya..... D3 Administrasi Negara 2010....... Anak Sidoarjooooooo Lhooo... ^ ___ ^ Join With Me,,, Okeeyyyy......
Selasa, 27 Maret 2012
Apa arti Sahabat
Sahabat. Apa sih arti dari sebuah persahabatan?? Ada yang bilang sahabat itu adalah teman yang benar-benar dekat sampai tahu hal-hal kecil tentang kita. Ada juga yang bilang sahabat itu kalau kemana-mana selalu bareng. Tetapi salah satu sahabat saya bilang, sahabat itu adalah teman dalam suka dan duka, tapi tahu batas dimana suatu saat ketika teman dapat masalah, kita harus membiarkan dia mengatasi masalahnya sendiri agar teman tersebut tumbuh lebih matang dan mandiri.Terkadang saya dengan enteng menyebut, dia itu sahabat saya. Tapi ketika ditanya ini itu tentang sahabat saya yang berhubungan dengan keluarga, pendidikan dan lain-lain, saya bingung jawabnya. Dari situ saya mikir, apa saya ini sahabat yang baik? Apa saya pantas disebut sahabat? Karena saya menganggap sahabat adalah orang yang bisa melihat kita dari hati ke hati, bukan karena tampang, materi, latar belakang, pendidikan dan lain-lain. Karena itu saya memang jarang menanyakan hal-hal yang berbau privacy ke sahabat-sahabat saya. Saya lebih sebagai pemberi masukan dan penerima keluh kesah sahabat-sahabat saya. Bukannya saya orang yang nggak peduli dan nggak mau tau, tapi menurut saya persahabatan bukan dinilai dari sedalam apa kita tau tetek bengek orang tersebut, melainkan sedalam apa kita memahami orang tersebut. Saya sudah ngerasain pahitnya persahabatan ketika saya bilang dia sahabat saya, ternyata dia hanya memanfaatkan apa yang saya punya dan lain-lain. Ketika saya sedang jatuh, dia malah meninggalkan karena merasa ga ada yang bisa diberikan oleh saya.
Cuma segitu arti persahabatan ??
Suatu hari saya menyatakan A adalah sahabat saya. Ketika A ditanyakan, siapa sahabat kamu, A menjawab B, C, D, namun tidak menyebutkan nama saya. Dari sini saya mencoba memikir ulang. Apakah saya bukan termasuk sahabatnya? Apa saya bukan sahabat yang baik? Hal ini sering terbesit dalam pikiran saya Teman saya banyak. Saya pergi dengan teman-teman yang berbeda. Namun apakah mereka adalah sahabat saya? Karena terkadang teman untuk hang out berbeda dengan sahabat.
Ada seorang sahabat saya mengirim sms pernyataan, “Saya nggak berharap untuk jadi orang yang terpenting dalam hidup kamu, itu permintaan yang terlalu besar. Saya cuma berharap suatu hari nanti kalo dengar nama saya, kamu bakal tersenyum dan bilang, dia sahabat saya.” Damn! Itu benar-benar merasuk ke hati saya. Itulah kata-kata yang saya cari. Saya tidak butuh pernyataan apa-apa. Tapi ketika ada orang menyebutkan nama saya, ia akan bilang “Chika adalah sahabat saya”. Saya nggak perlu menyebutkan siapa-siapa aja sahabat saya, because you know who you are. Buat saya, sahabat adalah orang yang menganggap saya sebagai sahabat. Kita tidak perlu nyebutin sahabat saya adalah A, B, C, D, E. Karena 1 nama saja terlupakan, orang itu pasti akan sedih. Begitupun sebaliknya. Kalo sahabat kamu menyebutkan nama-nama sahabatnya namun lupa untuk menyebutkan nama kamu, kamu pasti sedih. Karena itu saya cuma bisa dibilang orang-orang yang merupakan sahabat saya adalah orang-orang yang menganggap saya sebagai sahabat.
Berikut adalah kutipan pernyataan dari seorang sahabat:
Seorang teman tetap memberi ruang gerak pribadi, privacy sebagai seorang manusia. Dan kita akan berasa deket dengan dia walaupun ga ketemu dan ga kontak dalam waktu yang lama. Karena pertemanan itu pada dasarnya dari ikatan hati. Ga bakal ilang walaupun dimensi jarak memisahakan kita. Kita harus mengkui bagaimanapun juga kita ga bisa menghilangkan dia dari hati kita. Dan tanpa teman, kita ga akan seperti sekarang ini
.http://chikastuff.wordpress.com/2007/01/25/apa-arti-sahabat/
Langganan:
Postingan (Atom)